Bupati, Kapolres, dan Dandim 116 Nagan Raya Ikuti Serbuan Vaksinasi AKABRI 98

Bertempat di SMP NEGERI 1 Kuala Desa Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya telah dilaksanakan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Siswa-Siswi SMP NEGERI 1 Kuala, Dalam kegiatan tersebut ikut hadir Bupati Nagan Raya H.M. Jamin Idham, SE., Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetia, SH, SIK., Dandim 0116/Nara, Letkol Inf Guruh Tjahyono, S.I.P, MI, Pol., Kajari Kab. Nagan Raya, Dudi Mulya Kusumah, SH, MM. beserta Forkopimda Nagan Raya. Selasa 21/09/2021.

Dalam kesempatan ini strategi-strategi yang telah diterapkan untuk mendukung percepatan vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah Strategi tersebut, berupa program-progam humanis dan masif, seperti program Go to School, Go to Dayah, Go to Kampus, serta Go to Gampong. Selain itu, pihaknya juga menjalankan program Publik Address yang berisi ajakan-ajakan dari para ulama untuk mengajak masyarakat agar melaksanakan vaksin.

“Semua cara kami lakukan, termasuk program-program yang mendukung vaksinasi, untuk meningkatkan imunitas sehingga tercipta herd immunity. Sementara itu, apa yang dilakukan Forkopimda dan stake holder sejalan dengan apa yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut, sebagaimana yang sudah disampaikan Kapolda yang menjalankan program percepatan vaksinasi secara mobile dan program-program humanis yang didukung dengan sinergisitas TNI-Polri. Di samping sinergisitas TNI Polri, juga sangat mengharapkan kontribusi ulama untuk terus mensosialisasi kepada masyarakat agar tidak ragu untuk menerima vaksin.

Karena, vaksinasi adalah ikhtiar kita untuk keluar dari pandemi. Seperti yang dilaksanakan oleh alumni AKABRI 98 ini. “Secara pribadi dan kelembagaan, saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan alumni AKABRI 98. Ini adalah ikhtiar nyata untuk mensukaeskan program vaksinasi,

Mereka sepakat dan mendukung upaya percepatan vaksinasi siswa usia sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan Aceh. Ketegasan untuk keselamatan banyak orang adalah bentuk tanggung jawab seorang pemimpin dan merupakan hukum tertinggi “Salus Populi Suprema Lex Esto”.

“Kita patut mengapresiasi pernyataan sikap tegas Kadisdik Aceh, bagi Kepala Sekolah yang tidak mampu mengendalikan vaksinasi di sekolahnya patut dievaluasi,”

Pernyataan tegas itu, adalah ungkapan kasih sayang kepada warga sekolah agar imunitas dan herd immunity segera tercipta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *