Jumat, Juni 14, 2024
BinkamBinmasHumasLantasMitra PolriPolisi Kita

Sosialisasi Pengembangan Tanaman Perkebunan Komoditas Kemiri di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang

Tribratanewspolresnaganraya.com- Pada hari Rabu, 22 Mei 2024, sekitar pukul 10.15 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Camat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, dilaksanakan kegiatan sosialisasi pengembangan tanaman perkebunan komoditas kemiri. Program ini melibatkan penanaman kemiri di lahan seluas 40 hektar, yang akan dibagi ke setiap desa sebesar 10 hektar, diinisiasi oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Nagan Raya.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain:

Tarmizi (Sekretaris Dinas Perkebunan)
Rusnaidi, SP (Kepala Bidang)
Zulkifli, S.Kep (Sekretaris Camat Beutong Ateuh Banggalang)
Bripka Adi Syafnur (Kapospol)
Serda Andrian (Perwakilan Danpos Ramil)
Serda Zulfadli (Babinsa)
Mukim Beutong Ateuh Banggalang
Gabungan Keuchik dalam Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang
Para aparatur gampong dalam Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang
Tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang
Tujuan utama acara ini adalah untuk mendukung perekonomian masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, dengan harapan dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi daerah. Program pengembangan tanaman kemiri diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan hasil perkebunan yang bernilai ekonomis tinggi.

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa mekanisme dan data penerima bantuan bibit kemiri akan ditentukan oleh kepala desa masing-masing, berdasarkan syarat dan ketentuan yang sesuai dengan prosedur penerimaan bantuan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Nagan Raya.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang dapat memahami pentingnya program ini dan turut serta aktif dalam pengembangan tanaman kemiri. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, sangat diperlukan agar program ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *